Minggu, 14 Oktober 2012

Postive Thinking

Manusia memiliki mental pembelajar, setelah melewati satu masa maka yang lalu itu menjadi suatu pengalaman dan pembelajaran di masa yang akan datang.
Mungkin bulan ini, boleh disebut sebagai bulan yang "Complicated", ketika masalah datang bertubi-tubi. Masalah ini masalah itu, masalah disana masalah disitu pokonya sedaplah.

Saya berusaha berpositif thinking, kalau ini musibah atau azab semoga Allah menerima taubatku karena tiap musibah adalah imbas dari kesalahan kita masa lalu. Kalau ini ujian, semoga Allah menaikkan derajatku dan orang-orang yang ada disekitarku serta percaya bahwa Allah akan memperlihatkan Hikmah terindahNya buat kami. Ini janji Allah kepada orang-orang yang sabar dan bersyukur.

Tak berhenti berpikir positif atas apa yang telah saya alami, lagi lagi doa dan usaha itu sinergis. Melakukan yang terbaik apa yang bisa saya lakukan, tidak ada yang mengetahui masa depan kita seperti apa. Belajar dari pengalaman tidak akan membuat kita terjatuh dalam lubang yang sama. Itulah mengapa Manusia disebut sebagai mahluk pembelajar. bukankah seperti itu?

Pesimis dengan masa lalu mungkin wajar-wajar saja, tapi saya tetap optimis dengan masa yang akan datang. lagi lagi, saya yakin Allah selalu membukakan jalanNya untuk memperbaiki kesalahan, bukan begitu? ^_^ 

Hei bukankah setelah badai ada pelangi cantik ^^
Never Give Up
Roda itu berputar, sayang..

Mari kita menata hidup kita jauh lebih baik, Allah masih memberi kesempatan untuk bernafas.. Pernahkah kita memintanya?? Tidak... Bersyukurlah, Allah Maha Rahman dan Maha Rahim..

Manusia pembelajar, pasti dapat mengakui kesalahan, belajar dari kesalahan, memohon ampun, berprasangka baik pada Allah, "Keep way on the track", dan ambil hikmahnya.. Nikmati hidup itu indah, sayang. ^_^


Give me some sunshine
give me some rain
give me another chance
I wanna grow up once again
(Give Some Sunshine-3 Idiot)

2 komentar:

  1. Selama hidup manusia pasti akan menghadapi masalah, penyimpangan antara kenyataan dan harapan. Masalah itu hadir untuk diselesaikan dan mengambil hikmah darinya. Setelah masalah itu selesai kita akan kembali dihadapkan dengan masalah baru. Begitu siklus hidup terus berputar.

    Saya selalu melihat masalah seperti mendaki bebukitan. Awalnya akan sulit mencapai salah satu puncak, tiba di puncak, kita kembali turun, mendaki bukit baru, turun lagi. Setelah melewati beberapa, bukit2 berikutnya akan lebih mudah sampai kita menemukan bukit baru yang lebih terjal.

    Yakin saja, Semua akan indah pada waktunya.

    Semangat

    BalasHapus
    Balasan
    1. semangaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaattttttttttttt ^^

      Hapus

Jangan Lupa tinggalkan komentarnya yah.....